Ancaman Karhutla di Depan Mata, Gubernur Lampung Minta Semua Pihak Bersinergi

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandarlampung

28 Juli 2023 18:50 WIB
Breaking News | Rilis ID
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memimpin Rapat Koordinasi bersama Tim Supervisi Kementerian di Mahan Agung. Foto : Diskominfo.
Rilis ID
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memimpin Rapat Koordinasi bersama Tim Supervisi Kementerian di Mahan Agung. Foto : Diskominfo.

RILISID, Bandarlampung — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta semua pihak bersinergi dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah.

Permintaan ini disampaikan Arinal saat memimpin Rapat Koordinasi bersama Tim Supervisi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) terkait dengan pengendalian karhutla.

Arinal menyebut di tahun 2022, terjadi penurunan jumlah hotspot (titik panas) hingga 9,26 persen di Lampung. Namun secara luasan, karhutla di Lampung justru meningkat sebanyak 5.412 Hektar jika dibandingkan tahun 2021.

Tahun 2022, luasan hutan dan lahan yang terbakar mencapai 7.990 hektare, paling banyak terjadi di Kawasan Taman Nasional Way Kambas Kabupaten Lampung Timur.

“Sedangkan untuk periode Januari-Juni Tahun 2023, jumlah titik panas sebanyak 1.253 titik dan luas kebakaran hutan dan lahan sekitar 4.853,36 hektar. Tercatat kabupaten terbanyak adalah Lampung Timur, sekitar 4.656 Hektare di TNWK,” jelas Arinal saat rakor di Mahan Agung, Jumat (28/7/2023).

Terlebih ada prediksi BMKG tahun ini akan terjadi fenomena El Nino yang mengakibatkan kekeringingan parah dibanding tahun 2022. 

Artinya potensi terjadinya karhutla tahun ini menjadi lebih besar seperti tahun 2019 lalu. Untuk menghadapinya telah dilakukan berbagai upaya, antara lain :

1. Merevisi SK Gubernur Nomor 478 Tahun 2017 tentang Pembentukan Satuan Tugas Pengendali Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Lampung, menyesuaikan dengan peraturan serta ketentuan yang terbaru yaitu Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan;

2. Meningkatkan kewaspadaan dini dan memberikan perhatian penuh terhadap risiko terjadinya karhutla dengan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan karhutla melalui pembinaan Kelompok Masyarakat Peduli Api/ Kelompok Tani dan pemegang izin pemanfaatan hutan;

3. Memperkuat koordinasi dan kerjasama dengan stakeholder terkait lainnya untuk membangun jejaring pengendalian karhutla.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

kebakaran hutan Lampung

Karhutla

Gubernur Arinal

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya